Wajah Donald Trump Ada di Foto Band, Slayer Kena Kritik Fans

Girindra Permana Cahya  |  Jumat, 27 Januari 2017 15:22
Wajah Donald Trump Ada di Foto Band, Slayer Kena Kritik Fans
Slayer © slayer

Kapanlagi.com - Gara-gara memasukkan wajah Donald Trump ke dalam foto band, Slayer mendapatkan kritikan pedas dari para fansnya. Foto tersebut diunggah sehari sebelum inaugurasi dari presiden baru Amerika Serikat tersebut pada 20 Januari kemarin.

Salah satu fans mengatakan pendapatnya untuk postingan tersebut lewat komen IG. "Trump adalah figur boneka untuk mendorong agenda ekstrem Amerika Serikat. Persetan dengannya."

Netter lain juga berkomentar tak kalah pedas. Gara-gara ini Slayer pun kena imbas. "Persetan dengan kalian dan dia. Slayer gak akan mendapatkan sepeserpun uangku," ucapnya dengan marah.

Akhirnya respon-respon tersebut ditanggapi oleh Tom Araya, frontman dari band metal ini. Semua tertulis dalam foto yang terunggah di akun Instagram Slayer baru-baru ini.

Terhapus, foto yang diposting Slayer pada tanggal 20 Januari diposting ulang oleh Tom Araya © Instagram.com/slayerTerhapus, foto yang diposting Slayer pada tanggal 20 Januari diposting ulang oleh Tom Araya © Instagram.com/slayer

"Aku rasa ini lucu... Aku agak kaget lihat komentar dari foto ini baik positif maupun negatif. Dan yang lebih menakjubkannya lagi adalah dalam dua jam foto ini sudah mendapatkan 10.000 like... Tapi aku tak pernah menyangka akan banyak orang-orang sensitif yang menyatakan ketidaksukaannya pada sang presiden baru," tulis Tom.

"Suka atau tidak dia sudah jadi presiden... Bangun di pagi hari dan menemukan seseorang sudah menghapus postingan tersebut... Bisakah salah satu dari kalian menjelaskannya?" lanjut Tom mempertanyakan postingannya yang kemudian hilang.

Setelah foto tersebut diposting, Slayer pun memberikan pernyataan langsungnya kepada sumber Rolling Stone. Mereka membenarkan bahwa statemen tentang Donald Trump yang terunggah di akun Instagram mereka diposting oleh Tom Araya.

"Seperti verifikasi dari Tom, postingan tersebut dibuat olehnya. Itu bukan konten yang diminta oleh band dan nggak pas ada di sosmed Slayer," ujar Slayer pada Rolling Stone.

"Kami semua mempunyai opini personal, beberapa memang pernah kami utarakan. Tapi Slayer nggak pernah mengendorse partai atau kandidat-kandidat politik, dan band akan tetap berjalan di jalur itu," tegas mereka menambahkan.

Jangan Lewatkan!

Melihat Dedengkot Metal Sepanggung, Yuk Beli Tiketnya!

Main Musik Cadas, Ternyata Band Metal Ini Berhati Hello Kitty

Bagi Para Musisi Ini, Setiap Hari Bisa Jadi Halloween

'INHERITORS II', Saat Imajinasi Bertemu Dengan Thrash Metal