Rhoma Irama: Royalti Musik Dangdut Masalah Undang-Undang

Ahmat Effendi  |  Kamis, 28 Maret 2013 07:01
Rhoma Irama: Royalti Musik Dangdut Masalah Undang-Undang
Rhoma Irama
Kapanlagi.com - Suara para pencipta dan pelaku musik dangdut atas royalti dari karya-karya mereka memang sangat keras. Seolah, suara lantang mereka menutup tuntutan dari pelaku musik genre lain.

Namun hal tersebut dibantah Rhoma Irama. Ketua Umum PAMMI (Persatuan Artis Musik Dangdut dan Melayu Indonesia) ini menyatakan bahwa masalah royalti bukanlah masalah musik dangdut saja.

Rhoma Irama menganggap masalah royalti adalah masalah Undang-Undang dan harus ditangani serius.Rhoma Irama menganggap masalah royalti adalah masalah Undang-Undang dan harus ditangani serius.

"Ini masalah undang-undang, masalah hukum yang harus dilakukan sebagai kewajiban," kata Rhoma saat ditemui di acara Seminar Hak Cipta dan Royalty Dangdut oleh PAMMI dan AHCDI di hotel Kartika Chandra, Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan (27/3).

Ditambahkan Raja Dangdut, musik-musik di luar dangdut pun telah melaksanakan eksekusi mengenai royalti dengan wadah KCI (Karya Cipta Indonesia).

"Tidak hanya pencipta musik dangdut, pop juga dulu di bawah KCI melaksanakan itu. Tak hanya dangdut, seluruh industri musik melakukan collecting royalty," tandasnya. (kpl/ato/sjw)



Lihat Arsip Musik

- - -