Rhoma Irama Boyong Dangdut ke Amerika

Noviana Indah TW  |  Jumat, 02 Januari 2009 09:46

  • Rhoma Irama Boyong Dangdut ke Amerika
    Rhoma Irama
Kapanlagi.com - Raja dangdut tanah air, Rhoma Irama, agak-agaknya memiliki obsesi terpendam yang ingin diraihnya tahun 2009 ini. Saat ditemui di acara musik spesial akhir tahun TPI di Eks Teater Mobil Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Kamis (01/01) dini hari kemarin, pedangdut yang lebih akrab disapa Bang Rhoma ini mengaku ingin memboyong dangdut ke ranah Amerika.

"Salah satu obsesi saya bagaimana dangdut ini bisa go international. Dengan adanya PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia) yang saya dirikan dan juga adanya dangdut koboi yang dimainkan oleh para profesor juga berkembang. Ini menjadi satu langkah dangdut untuk go international, saya dan PAMMI sedang mempersiapkan untuk diedarkan di Amerika dan saya berharap dangdut bisa menjadi musik alternatif. Kita ada kerja sama antara PAMMI Indonesia dan PAMMI Amerika," ungkapnya.

Saat ditanya bagaimana musik dangdut yang asli Indonesia itu bisa diterima di Amerika, Bang Rhoma punya jawaban pastinya.

"Dangdut itu musik soul, jadi yang soul itu bersifat universal gitu. Itu bisa menggerakkan jiwa. Mereka sangat tertarik dengan dangdut karena dangdut sama dengan musik jazz dan country," terang pelantun lagu Syahdu ini.

Ternyata, musik dangdut sendiri telah lama beredar di Amerika. Musisi dangdut senior yang sempat berduet dengan Ariel, salah satu penyanyi dangdut asal Amerika, dalam acara menyambut tahun baru itu menuturkan bahwa musik dangdut telah lama sekali dikenal publik Amerika.

"Bahkan musik Sonata sudah ada di museum di Washington DC. Itu suatu indikasi bahwa dangdut itu diperhitungkan dan dihargai gitu. Kita akan buat revolusi dangdut yang kedua, artinya dengan adanya regenerasi. Ya revolusi musik, kita harus buat tren baru untuk bisa kembali kompetitif dengan musik yang sedang terkenal seperti sekarang," tambah Bang Rhoma yang mengaku tampil maksimal itu adalah sebuah naluri entertainer.