Menyoal 4 Soundtrack Nominasi Pencipta Lagu Terbaik di 'FFI 2017'

Natanael Sepaya  |  Kamis, 02 November 2017 12:21
Menyoal 4 Soundtrack Nominasi Pencipta Lagu Terbaik di 'FFI 2017'
Pencipta Lagu Terbaik 'FFI 2017' © Berbagai Sumber

Kapanlagi.com - Audio dan visual, mampu menyajikan pesan bahkan menciptakan berbagai interpretasi pada setiap orang secara utuh dan independen. Namun kedua hal tersebut juga bisa menjadi satu kesatuan yang lebih kejam. Simak saja bagaimana kolaborasi audio-visual pada music video maupun film mampu memberikan gambaran sebuah keadaan maupun emosi secara gamblang pada setiap penikmatnya.

Sedangkan baru-baru ini Festival Film Indonesia 2017 (FFI 2017) pun mengumumkan 22 nominasi terbaik yang membuat kami segera menyorot siapa saja nama yang tercantum dalam kategori Pencipta Lagu Terbaik. Sebanyak 4 lagu tercatat dalam kategori ini bersama judul film dan pencipta lagunya.

Menariknya, keempat soundtrack ini memiliki sejumlah aspek yang berhubungan kuat dengan jalan cerita masing-masing film. Berikut adalah alasan yang kami nilai cukup tepat, mengapa, keempat soundtrack istimewa ini layak untuk tercantum dalam kategori Pencipta Lagu Terbaik FFI 2017.

1. Isyana Sarasvati - Sekali Lagi (CRITICAL ELEVEN)

Anda akan menemukan istilah Critical Eleven pada dunia penerbangan, di mana 3 menit pertama dan 8 menit terakhir sangat menentukan keselamatan seluruh penumpang pesawat ketika melakukan take off maupun pendaratan. Istilah ini kemudian dianalogikan ke dalam koridor relationship dalam film CRITICAL ELEVEN.

Cinta bisa saja datang di 3 menit pertama, namun masa-masa yang dilalui selama 8 menit itulah yang akan menentukan akhir dari sebuah hubungan, khususnya rumah tangga. CRITICAL ELEVEN menyajikan konflik emosional yang nyata, sebuah perjuangan cinta yang dewasa, di mana ego harus diruntuhkan, solusi wajib ditemukan. Juga kehadiran rasa takut yang kerap dihadapi para pasangan muda ketika membangun bahtera rumah tangga untuk mengarungi lautan kehidupan bersama.

Sekali Lagi, jadi track yang tepat untuk mewakili semua aspek dalam film CRITICAL ELEVEN. Kesan melodramatic, angsty hingga anxiety diracik secara apik oleh Isyana Sarasvati pada lagu ini. Begitu pula dengan lirik yang polos dan jujur, tak sulit untuk para pendengar menemukan ide utama dari lagu ini.

Sekali Lagi bisa mewakili karakter serta konflik emosional pada karakter utama, Anya dan Ale, dengan sangat baik. Bagaimana ego meredam rasa cinta yang nyaris berada di titik akhir. Karena itu rasanya tak perlu menunggu komentar dari teman, simak saja music video Sekali Lagi untuk memancing hasrat anda menonton film CRITICAL ELEVEN.

2. Melly Goeslaw - Dalam Kenangan (SURGA YANG TAK DIRINDUKAN 2)

Menjadi sekuel dari film pendahulunya, SURGA YANG TAK DIRINDUKAN 2 jadi salah satu film menarik yang dirilis di tahun ini. Terlepas dari dramatisasi yang terkesan seperti sinetron, sentilan problematika yang sangat sadar diri, konflik emosional, hingga sinematografi yang memanjakan mata membuat film ini tak bisa dilewatkan dengan mudah. Begitu juga pada aspek musik.

Musik pop dengan barisan lirik yang gamblang, puitis namun jauh dari kesan lebay, kembali disajikan Melly Goeslaw. Juga, memang menjadi spesialisasi Melly Goeslaw dalam merajut sebuah lagu dengan benang merah pada setiap alur cerita film yang dipercayakan padanya. Jangan lupakan juga bagaimana pemilihan Krisdayanti sebagai penyanyi untuk soundtrack yang berjudul Dalam Kenangan ini.

Yang menarik, Melly Goeslaw benar-benar mengerti bagaimana menarik keluar pesona seorang Diva dari dalam diri Krisdayanti melalui lagu ini. Penekanan emosi serta karakter vokal Krisdayanti, memberi nuansa yang mewah pada lagu pop ciptaan Melly kali ini.

Semakin lengkap saat lagu ini mengalun, mengiringi salah satu scene utama yang ada pada film SURGA YANG TAK DIRINDUKAN 2. Permainan emosi yang ada tentunya dirasa cukup untuk meredam kesan cheesy dalam film dan bukannya tidak mungkin membuat kita sedikit lupa terhadap aspek problematik pada film-film Indonesia yang membawa unsur agama di dalamnya. Dalam Kenangan dan SURGA YANG TAK DIRINDUKAN 2 jadi satu kesatuan yang saling melengkapi dalam berbagai aspek di dalamnya.

3. Mada 'The Overtunes' x GAC - Senyuman dan Harapan (CEK TOKO SEBELAH)

Berbeda dengan film pertamanya, NGENEST, kali ini Ernest Prakasa benar-benar menampilkan permasalahan 'identitas' secara santai namun sangat sadar diri. Konflik serta problematika sosial dirasa tak perlu jadi hal yang harus ditekankan dan menjadi sorotan utama, sekali lagi, santai namun sangat sadar diri.

Menarik, ketika melirik aspek audio- dalam hal ini soundtrack film -yang merupakan hasil kolaborasi The Overtunes dan GAC. Ditulis oleh Mada, track yang berjudul Senyuman dan Harapan ini seakan menyorot karakter Yohan dalam film ini. Keputusan di masa lalu, konflik emosional, rasa ragu akan masa depannya seakan terwakili dengan sangat baik dalam lagu ini.

Seperti apa yang ditulis Mada, tak semua cerita harus berakhir kelabu, sama seperti apa yang terjadi pada jalan cerita di film CEK TOKO SEBELAH ini. Semua itu kemudian dikonversi ke dalam musik yang tersaji dalam tempo medium. Lirik yang lugu, diracik bersama aransemen musik akustik yang menghadirkan semangat serta keceriaan, jauh dari kesan kesedihan.

Kolaborasi trio kakak-beradik dan GAC sangat pas. Lantunan musik yang ada semakin terdengar padat ketika karakter vokal masing-masing saling berharmonisasi. Ya, hasil akhirnya adalah sebuah lagu pop yang mampu mengikat para pendengar maupun penontonnya agar terhubung dengan apa yang ingin disampaikan Ernest melalui film CEK TOKO SEBELAH.

4. The Spouse - Kelam Malam (PENGABDI SETAN 2017)

Silahkan sebut apa saja kekurangan yang ada di film ini, nyatanya tetap tak mengurangi keyakinan kita jika PENGABDI SETAN 2017, adalah film horor terbaik yang ada saat ini. Joko Anwar memodifikasi ide yang ada pada film pendahulunya di film reboot kali ini dengan sukses.

Namun selain membawa film pendahulunya menjadi sebuah cerita kultus, Joko Anwar tahu betul bagaimana membangun suasana mencekam dan teror psikologi secara visual, bahkan audio. Ya, lagu Kelam Malam milik The Spouse jadi amunisi lain Joko Anwar yang diselipkan pada film PENGABDI SETAN 2017. Anggap lah Kelam Malam bukan soundtrack PENGABDI SETAN 2017, mungkin saya dan anda hanya akan menganggap lagu ini sebagai sebuah kisah yang kelam dan ironi.

Di kesunyian malam ini
Ku datang menghampiri

Tapi setelah menonton PENGABDI SETAN 2017, apa anda masih sanggup untuk membayangkan, setidaknya, 2 baris lirik ini saja tanpa terbayang-bayang sosok 'Ibu'? Saya pun tidak. Sudut-sudut gelap bukannya tidak mungkin jadi hal yang akan kita hindari. Joko Anwar berhasil mewujudkan ketakutan dari layar lebar menjadi terasa sangat nyata, setidaknya untuk psikologi banyak orang usai menonton film ini.

Entah apakah karena PENGABDI SETAN 2017 yang membuat Kelam Malam semakin terasa menakutkan atau tidak, tapi nyatanya lagu ini sukses memberikan kita ketakutan tersendiri. Mari sepakat untuk mengatakan jika Joko Anwar sukses berat menghadirkan sebuah tontonan mencekam menjelang akhir tahun 2017 ini.

Jangan Lewatkan Ini!