Mengundang Pro dan Kontra, Anji Berikan Komentar Tentang RUU Permusikan

Kamis, 31 Januari 2019 17:08  | 

Anji






1. Lindungi Hak Kreasi


KapanLagi.com - Membicarakan RUU Permusikan, Anji merasa kalau bukan cara berkreasi yang perlu diatur. Namun, yang paling penting adalah menjaga hak atas karya dari para musisi.

"Saya juga berpikir sebenernya bukan cara berkreasi-nya yang diatur tapi bagaimana melindungi hak atas kreasi itu. Itu yang lebih penting dan undang-undangnya kan udah ada sebenarnya tapi tinggal disempurnakan juga tinggal dijalankan," tuturnya.

Lebih lanjut lagi, Anji juga sempat membahas tentang pasal 32 dalam RUU Permusikan yang ditujukan untuk menguji kelayakan seorang musisi. Pria tersebut memberikan komentar yang kurang sependapat.

"Lalu juga ada pasal 32 di dalam RUU Permusikan itu tentang uji kompetensi untuk musisi. Musisi jika mau diakui profesinya sebagai musisi itu berarti harus mengikuti ujian kompetensi berupa, setahu saya ada 3, madya-menengah-utama. Jadi ada yang memainkan lagu, membaca not balok dan yang menuliskan not balok. Saya rasa tidak semua musisi bisa melakukan itu. Apakah kalo kita tidak bisa mengikuti itu, jadi kita tidak diakui profesinya sebagai musisi. Itu buat kami para musisi yang mengkritisi, itu adalah hal yang perlu diperhatikan dan juga beberapa pasal lainnya," lanjutnya.

(kpl/apt/ssm)