Kanye West Ingin Buat Video Vulgar Untuk Mempromosikan 'THE LIFE OF PABLO'

 |  Kamis, 19 Juli 2018 12:22
Kanye West Ingin Buat Video Vulgar Untuk Mempromosikan 'THE LIFE OF PABLO'
Kanye West © Splashnews

Kapanlagi.com - Terlepas dari kehebatannya sebagai seorang rapper dan produser, harus diakui kalau kontroversi seolah sudah menjadi nama tengah dari Kanye West. Yap, lihat saja bagaimana Kanye West memancing berbagai reaksi dan komentar pedas lewat album kontroversialnya di tahun 2016, THE LIFE OF PABLO, yang membuat track seperti Famous dan No More Parties in LA.

Namun meski telah berlalu 2 tahun sejak perilisan album kontroversial itu, nyatanya Kanye West masih ingin melanjutkannya dengan menghadirkan sesuatu yang baru. Seperti dilansir dari NME, Bret Easton Ellis yang merupakan seorang penulis mengungkap kalau Kanye West sempat memintanya untuk bekerjasama membuat sebuah video.

Hanya saja video yang dibuat oleh Kanye West ini sama sekali bukan audio-visual biasa, melainkan sebuah video vulgar untuk mempromosikan album THE LIFE OF PABLO. "Kanye adalah, ya, seorang jenius, dan setiap jam yang aku habiskan bersamanya benar-benar berharga, bahkan meskipun project itu tidak pernah terjadi," terang Ellis dalam podcast terbarunya.

Ellis ungkap jika Kanye West ingin membuat video vulgar untuk promosi 'The Life of Pablo' © AFPEllis ungkap jika Kanye West ingin membuat video vulgar untuk promosi 'The Life of Pablo' © AFP

Ellis juga mengatakan kalau sang mega bintang itu sudah menghubunginya beberapa bulan lalu untuk membahas soal mengubah video tersebut menjadi film. Sementara itu Ellis sendiri merasa kalau cara itu tidak akan berhasil dan mengatakan kalau ia merasa ragu serta tidak tahu apa yang akan terjadi saat Kanye tiba di rumahnya.

Ellis yang sebelumnya bekerjasama dengan Kanye untuk video promosi New Slaves mengatakan kalau suami Kim Kardashian tersebut tiba-tiba sudah bertemu dengan beberapa orang dan membicarakan tentang film vulgar tersebut. Bahkan, ia juga terkejut melihat Kanye West yang benar-benar serius ingin mewujudkan hal tersebut.

"Selama 5 tahun aku mengenalnya, aku belum pernah melihatnya begitu fokus seperti ini, bersama-sama. Masuk akal, dan dia bukan orang gila yang dibius habis-habisan di Twitter seperti yang ditunjukkan oleh media," aku Ellis.