Ilyas Bachtiar Tulis Nyanyikan Lagu 'Tatap Terakhirmu' untuk Kenang Almarhumah Hanna Kirana

Kamis, 23 Desember 2021 17:23  | 

Hanna Kirana



Ilyas Bachtiar tulis lagu untuk mendiang Hanna Kirana / Credit Foto: Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Satu bulan pasca kepergian Hanna Kirana menghadap sang Pencipta, Ilyas Bachtiar mengaku masih terbayang-bayang kenangan bersama sang kekasih. Akhirnya lelaki berusia 28 tahun itu mengungkapkan rasa yang ada di hatinya dengan menulis sebuah lagu berjudul Tatap Terakhirmu.

Single Ilyas itu dirilis di bawah label Avalon Musik. Ia pun sedikit memberikan teaser tentang makna dari lagu yang dibawakannya tersebut kepada awak media ketika launching di kawasan Mega Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (22/12).

"Lagu ini adalah bentuk ekspresi saya terhadap kehilangan seseorang yang tidak bisa kita duga," ucap Ilyas Bachtiar.

1. Ditulis 2 Minggu Sepeninggal Hanna Kirana

Menurut Ilyas, lagu itu ditulisnya pasca 2 minggu kepergian sang kekasih. Dia selalu terngiang-ngiang saat sang kekasih menatapnya dengan penuh cinta sebelum ajal menjemput.

"2 minggu meninggalnya dia (Hanna Kirana), saya mencoba meluapkan ekspresi saya lewat ketikan di notes handphone. Selama healing itu, saya tidak mengambil pekerjaan di akting. Saya healing di rumah saja meratapi kepergian dia (Hanna Kirana)," katanya.

2. Lirik Ditulis Hanya Dalam 7 Menit

Tak butuh waktu lama, Ilyas menyelesaikan lirik lagunya itu dalam waktu 7 menit. Barulah setelah itu dia memutuskan untuk menjadikan tulisannya itu sebuah lagu yang dipersembahkannya untuk Hanna Kirana.

"Hanya dalam 25 menit sudah jadi lirik dan nadanya. Kemudian saya hubungi Avalon karena saya sudah kontrak sama dia, saya bilang saya ada materi lagu dan minta keyboardis untuk mengemas lagu ini. Total pengerjaan itu hanya dalam waktu 2 minggu saja," jelasnya.

3. Pesan Dalam Lagu Ilyas Bachtiar

Ilyas pun berharap dari single tersebut banyak yang bisa memetik pelajaran, yakni agar tidak pernah menyia-nyiakan pasangan. Sebab, rasa sakit karena kehilangan sangatlah membekas hingga akhirnya membuat kita harus menerima serta ikhlas atas kepergian orang yang disayangi.

"Lewat lagu ini saya sering bilang ke teman-teman saya, jangan sia-siakan orang di samping kamu. Bahagiakan selalu," tutup Ilyas.

4. Kronologi Meninggalnya Hanna Kirana

Kepergian artis sinetron Hanna Kirana akibat gagal jantung pada 2 November 2021, Selasa malam meninggalkan luka mendalam bagi pihak keluarga. Bagaimana tidak, mereka kehilangan sosok riang gembira dari gadis berusia 18 tahun ini.

Saat awal dikonfirmasi, diduga ada beberapa penyebab meninggalnya Hanna Kirana usai mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Seperti terjadinya flek di paru-paru dan gagal jantung.

Ketika ditemui usai proses pemakaman Hanna Kirana di kawasan Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/11) Erlina Oktarani, ibunda Hanna Kirana akhirnya angkat bicara. Ia pun juga mengungkapkan bagaimana kondisi putrinya yang menurun drastis usai menjalani syuting seminggu lalu dan mengeluhkan sakit pasa bagian dada.

"Pas pulang kondisinya ngedrop dan ngeluh. Dadanya sakit dan tangan gemeteran. Dua hari kemudian dia (Hanna) mulai gelisah, diem aja tidak banyak bicara. Saya tanya, 'Hanna kenapa?'. Pokoknya tidak seperti biasanya aja gitu, diem, cuma dia agak emang batuk sedikit," ungkap Erlina Oktarani.

5. Kondisi Hanna Kirana Semakin Memburuk

Erlina menyebut bintang sinetron Suara Hati Istri itu semakin memburuk setelah empat hari berada di rumah. Sampai pada akhirnya, keluarga memutuskan untuk membawa Hanna ke RS PMI Bogor, Selasa (2/11) jam 11 siang.

"Karena tangannya itu udah membiru dan kaku, karena Hanna suka menahan sakit. Pas dibawa ke rumah sakit, hasil labnya ternyata ada flek di paru-parunya," ujarnya.

Erlina menuturkan Hanna harus mendapatkan perawatan intensif sejak Selasa siang dan selama dirawat, ia menyebut putrinya sempat mengalami gangguan pernapasan, bukan jantungnya berhenti berdetak. Oleh karena kondisi yang kian memburuk, Hanna Kirana harus dilarikan ke rumah sakit.

"Jadi sempat berhenti bernapas. Kemudian dicoba lagi, setiap 10 menit begitu. Terus kata dokter bilang, 'Oh ini anak ibu sepertinya gagal napas' gitu. Katanya karena kalau Hanna sakit dia suka menahan sakit," paparnya.

"Gemetaran aja. Ini tangannya udah mulai membiru, panik kita kan udah pucet, nafasnya udah sesak, untuk berbicara aja susah," lanjutnya.

Meaki begitu, kini Erlina tak bisa menghindari takdir putrinya. Pastinya, ia hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk Hanna Kirana agar bisa bahagia di alam sana.

"Kami keluarga sudah ikhlas. Semoga putri saya khusnul khotimah," tukasnya.

Jangan Lewatkan yang Ini Juga!

Pemain 'Suara Hati Istri' Kenang Mendiang Hanna Kirana, Sosok Periang yang Selalu Memberikan Energi Positif

Kenangan Mama Hanna Kirana: Dia Yang Terbaik Buat Saya

Ibunda Ungkap Kondisi Hanna kirana Sebelum Meninggal Dunia

Ibunda Sebut Hanna Kirana Juga Sempat Berikan Isyarat Meninggal Secara Langsung dan Lewat Mimpi, Begini Ceritanya

Kronologi Hanna Kirana Meninggal Dunia, Tangan Membiru dan Kaku - Alami Sesak Napas

(kpl/aal/gtr)