Chandra Satria Akhirnya Meluncurkan Solo Album

Erlin  |  Kamis, 02 Agustus 2007 15:45

Kapanlagi.com - Waktu 13 tahun cukup lama bagi Chandra Satria menunggu hingga dirinya berkesempatan tampil ke depan sebagai penyanyi solo, setelah bertahun-tahun harus puas pada posisi penyanyi latar artis terkenal.

Rabu sore, awal Agustus, bertempat di XXI Lounge Djakarta Theatre, pria berdarah Padang ini menggelar konser mini dan sekaligus meluncurkan album debutnya yang bertajuk DARI HATI TERDALAM.

Penjudulan album itu diklaimnya sebagai ungkapan perasaan tentang betapa ia telah bersabar cukup lama untuk mendapatkan sebuah harga yang pantas. Kendati hanya sedikit orang mengenal sosoknya, kiprah Chandra di dunia musik Tanah Air tidak bisa dipandang ringan.

Chandra Satria, demikian nama lengkap pria kelahiran 21 September ini, dalam tahun-tahun terakhir sering digaet penyanyi maupun musisi ternama semacam Tohpati (Bontot), Andi Rianto, Erwin Gutawa, Ruth Sahanaya, dan bahkan penyanyi legendaris Chrisye (alm).

Ia antara lain menjadi penyanyi latar dalam pertunjukan Chrisye bertajuk "Konser Sendiri" (1994), "Konser Badai Pasti Berlalu" (1996), dan "Konser Dekade" (2003).

Ia juga membantu konser KD (Krisdayanti) tahun 2001 dan pertunjukan "Erwin Gutawa in Concert" (2002). Selain itu, Chandra juga digaet Ruth Sahanaya untuk berduet ketika menggelar "Konser Bicara Cinta" di Kallang Theatre Singapura.

"Chandra sudah saya kenal sejak lama, dan beberapa kali tampil berduet dengan saya pada pertunjukan di dalam negeri maupun luar negeri," kata Ruth Sahanaya, yang juga berduet dalam lagu andalan, DARI HATI TERDALAM.

Lebih dari itu, sang pelantun tembang hits Kaulah Segalanya adalah salah seorang yang berada di balik proyek album Chandra. Ruth Sahanaya Production adalah perusahaan rekaman tempat Chandra menggarap album perdananya, sementara label 88 Music bertindak selaku distributor.

Jebolan KSP Band

Chandra memulai karir sebagai penyanyi tahun 1990-an, ketika ia aktif sebagai vokalis KSP Band, grup musik asal Bandung. Di kota kembang pula ia menyelesaikan studinya di bidang arsitek, tetapi panggilan hati untuk terjun di dunia musik lebih kuat menggedor hatinya.

Dari KSP Band, Chandra hijrah ke kelompok 4U Band yang mengusung lagu-lagu Acid Jazz, kemudian ke Accoustic Punch yang dikenal sebagai "band broadway".

Petualangan sang penyanyi di berbagai kelompok musik berbeda-beda aliran, membuat Tohpati memujinya sebagai penyanyi serba bisa. Komposer yang akrab disapa Bontot itu juga turut membantu penggarapan album Chandra, dengan mengaransemen enam dari 11 lagu di album tersebut, termasuk single andalan kedua, Sekali Lagi Bersamamu.

Bontot menyatakan kehadiran Chandra sebagai solis di blantika musik Tanah Air bakal mengingatkan orang pada jawara festival Harvey Malaiholo, tetapi memiliki ciri khas yang berbeda dari pendahulunya itu.

Chandra sendiri lebih banyak tersenyum dan mengucapkan kata-kata merendah dalam menanggapi pujian-pujian dari Uthe (Ruth Sahanaya), Tohpati, dan juga Andi Rianto. "Yang jelas album ini memang tercipta dari hati saya yang paling dalam," katanya.

Bantuan musisi dan artis ternama disyukurinya sebagai anugerah. "Bantuan mereka tidak bisa dinilai harganya. Ini semata karena pertemanan."

Selebihnya, penyanyi latar yang kini mencoba peruntungan sebagai solis ini, cukup optimis terbukti dari kesiapan memproduseri sendiri proyek rekamannya tersebut (kpl/erl)

Lihat Arsip Musik

- - -