BPIP Sosialisasikan Nilai-Nilai Pancasila Kepada Generasi Muda Lewat Musik

Guntur Merdekawan  |  Kamis, 17 Desember 2020 08:35
BPIP Sosialisasikan Nilai-Nilai Pancasila Kepada Generasi Muda Lewat Musik
Credit Foto: Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggelar event Bedah Musik Kebangsaan di Universitas Indonesia pada Hari Rabu (16/12) kemarin. Acara ini diselenggarakan dalam rangka sosialisasi nilai-nilai Pancasila ke generasi muda.

Konsep yang dihadirkann salah satunya adalah membedah lagu kebangsaan dengan tujuan menanamkan jiwa kebangsaan melalui musik. Alasannya, musik lekat dengan para generasi muda dan juga instrumen universal yang efektif untuk dijadikan alat penyampaian pesan.

BPIP juga bekerja sama dengan Sinergy for Indonesia dan Indonesia Care yang telah menelurkan satu album kebangsaan bertajuk NYANYIAN RUMAH INDONESIA dalam penyelenggaraan acara ini.

Diinisiasi oleh Ahmad Doli Kurnia Tandjung, Sinergy for Indonesia adalah komunitas anak muda yang fokus di dalam gerakan membangun semangat kebangsaan. Ahmad Doli juga merupakan produser eksekutif dan penulis lirik dari album NYANYIAN RUMAH INDONESIA.

Credit Foto: Dokumentasi PribadiCredit Foto: Dokumentasi Pribadi


Sementara itu, Indonesia Care adalah satu gerakan sosial yang dimotori oleh artis musik, pekerja seni dan praktisi dari berbagai bidang yang memiliki satu visi bersama untuk peduli dengan kondisi kebangsaan. Salah satu inisiator Indonesia Care adalah Pay Burman yang dikenal sebagai gitaris band BIP dan produser musik yang telah menciptakan banyak sekali karya musik hits di Indonesia.

Pembicara yang hadir antara lain: Prof. Drs. K.H. Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D. (Kepala BPIP), Ahmad Doli Kurnia Tandjung (Ketua Komisi II DPR/Founder Sinergy for Indonesia), Dr. Drs. KARJONO, S.H., M.Hum (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila) dan DR. Devie Rahmawati, M.Hum. (Dosen dan Peneliti Tetap Program Vokasi Humas UI).

Adapun musisi yang tampil di antaranya Lobow Ilyas, Takaeda, Conrad GV, Shanna Shannon, serta 2 produser musik bernama Dede Kumala dan Rio Ricardo.

Kegiatan akan dilangsungkan dengan format seminar hybrid dengan mengundang 50 orang partisipan secara langsung dan 200 orang secara daring. Protokol kesehatan Covid-19 akan diberlakukan dengan disiplin