Bentuk Kecintaan Pada Tanah Air, Seniman Nusantara Kembali Hadirkan Lomba Cipta Lagu Cinta Indonesia

Jum'at, 13 Agustus 2021 21:46


Seniman Nusantara / Credit Foto: Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Seniman Nusantara kembali menghadirkan Lomba Cipta Lagu Cinta Indonesia (LCLCI) 2 yang merupakan ajang pencarian pencipta lagu dengan misi mengembalikan rasa kecintaan pada Tanah Air lewat lirik dan nada. Kali ini, LCLCI mengusung tema 'Ekspresikan Cintamu Pad Indonesia'.

Tahun lalu, dengan jumlah kiriman hampir menembus angka psikologis (1000 lagu), terjaring 5 pencipta lagu terpilih. Dan mereka hingga hari ini menjadi mitra berkesenian yang dirawat dan diberdayakan oleh Seniman Nusantara.

"Sampai hari ini kami sudah merilis sedikitnya 3 lagu ciptaan pemenang tahun lalu dan sedianya minggu depan akan ada 1 lagu baru yang kami persembahkan khusus dalam memperingati hari kemerdekaan Indonesia tercinta yang ke 76," ujar Harvey Malaihollo dalam press rilis yang diterima KapanLagi.com.

Sebagai informasi tambahan, Harvey Malaiholo kembali didapuk sebagai ketua panitia LCLCI 2. Ia juga merupakan salah satu penggagas komunitas Seniman Nusantara bersama 8 orang pekerja seni lain yang tak kalah populer, seperti Iis Sugianto, Andre Hehanussa, Lita Zen, Nindy Ellesse, Ronnie Sianturi, Chicha Koeswoyo, Sari Koeswoyo  dan Tamara Geraldine.

1. Bentuk Konsistensi Dukungan Seniman Nusantara Untuk Pemerintah

LCLCI hadir kembali sebagai wujud komitmen Seniman Nusantara dalam mengupayakan sosialisasi 4 pilar kebangsaan yaitu: Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika melalui seni sebagai salah satu unsur pembentuk budaya. Meski masih harus berbenturan dengan kenyataan adanya pembatasan di sana-sini, Seniman Nusantara tetap menepati janjinya untuk jadi mitra pemerintah untuk menyelenggarakan event yang didukung oleh Dirjen Kebudayaan, Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia ini.

"Lomba Cipta Lagu Cinta Indonesia bukan hanya sekedar ajang lomba-lomba biasa. Ada misi pendidikan yang berusaha kami tanamkan melalui seni. Kami melakukan pembekalan secara gratis melalui sistem daring, berbagi apa yang bisa diberi sesuai dengan porsi masing-masing. Ini adalah cara belajar yang mudah dan asyik!" tukas Lita Zen yang merupakan pentolan Elfa's Singers.

"Tidak hanya peserta yang mengalami proses belajar, kami pun ditempa. Kami belajar dari perjalanan dua tahun ini. Berbagi, bertumbuh, berbuah!”, tambah Nindy Ellesse, mantan penyanyi solo juga trio Glamendys.

2. Line Up Juri LCLCI 2

Ada perubahan dalam daftar dewan juri LCLCI 2 yang bertugas memilih hingga tahap akhir setelah terjaringnya 5 finalis. Dewan Juri LCLCI 2 haruslah anak bangsa yang tidak hanya berkompeten di bidangnya namun juga mampu menilai dengan jujur. Ini adalah sikap dari Seniman Nusantara dalam berkesenian.

Adib Hidayat dan Barry Likumahua adalah 2 nama dewan juri yang masih ditemui di LCLCI tahun ini. Selain itu ada 2 nama penyanyi dan pencetak hits Marcell Siahaan serta Melly Goeslaw. Dan untuk musim ini, Seniman Nusantara merasa perlu untuk memasukkan salah satu anggotanya yaitu Andre Hehanussa sebagai perwakilan dalam memperkuat squad juri. Andre sendiri dikenal sebagai pencetak beberapa lagu dengan prestasi fenomenal di zamannya. Beberapa dari karyanya bahkan masih sangat dikenal hingga saat ini.

"LCLCI adalah sekolah bagi para seniman amatir Indonesia di seluruh dunia untuk bisa diterima dan dipromosikan sesuai dengan kompetensi dan keunikan masing-masing," ungkap Andre.

Nyong Ambon yang sangat peduli dengan hak cipta ini menambahkan, "LCLCI memastikan bahwa hak cipta dan hak komersil adalah milik pencipta. Peluang dipromosikan di digital media Seniman nusantara amat terbuka. Hak pemakaian diatur sebaik-baiknya dengan spirit win-win solution, itu sudah kami buktikan dengan kerjasama dari hasil yang dicapai oleh juara LCLCI sebelumnya. Ini seharusnya bisa ditangkap sebagai peluang emas di masa lesu karena pandemi yang belum berakhir ini."

Dengan pembekalan semacam ini, para seniman-seniman amatir yang terjaring di LCLCI diharapkan bisa memiliki mental dan karakter berbeda tak hanya dalam menghasilkan karya namun juga mengerti untuk berdiri atas karyanya ketika berhadapan dengan pihak-pihak lain di industri ini.

"Kami makin yakin dengan cita-cita ini setelah melihat dan mengenal pencipta karya-karya yang masuk di LCLCI 2. Kami berharap Indonesia akan memiliki seniman cerdas dan bermartabat yang merata di seluruh pulau-pulaunya," tegas Harvey.

3. Proses Seleksi Hingga Penentuan Juara

Pada kesempatan yang sama, Iis Sugianto yang didapuk sebagai tim seleksi karya mengatakan bahwa ajang ini adalah media sehat dan bermanfaat tidak hanya bagi diri sendiri namun juga untuk sesama dan negara.

"Tahun yang luar biasa! 587 kiriman karya anak usia belasan tahun hingga dewasa dari seluruh Indonesia yang isinya mengajak masyarakat mencintai Tanah Air lewat lagu. Itu sedikitnya sudah ada 500 warga negara yang ikut merawat dan menjaga Tanah Air. Itu artinya paling tidak ada 500 warga negara yang mengisi kemerdekaan secara konkrit dan riil," jelasnya.

587 karya yang diterima langsung disaring menjadi 55 karya untuk disaring jadi 20 karya, sebelum nantinya dipilih 10 terbaik untuk masuk ke tahap semi final. Setelahnya, 5 finalis terpilih akan berjuang memperebutkan posisi 1, 2 dan 3 serta kategori lirik terbaik dan karya terfavorit yang dipilih berdasarkan jumlah like pada tayangan di Youtube Seniman Nusantara.

"Yang dibutuhkan oleh negara saat ini adalah generasi yang tak hanya cerdas namun juga berintegritas. Jika kita belum mampu ikut membangun atau menyumbang sesuatu buat peradaban, setidaknya kita bisa menunjukkan cinta bangsa dengan tidak merusak dan memprovokasi. Menghasilkan karya seni kekinian yang dampaknya menggerakkan, that is next level!" tambah Tamara Geraldine.

4. Tawarkan Hadiah Ratusan Juta Rupiah

Ajang LCLCI 2 ini juga menawarkan hadiah yang menggiurkan, yakni uang tunai sebesar Rp. 100 juta persembahan dari Dirjen Pendidikan dan Kebudayaan, Kementrian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Hilmar Farid ikut bahagia dengan terselenggaranya ajang ini serta menyatakan apresiasi dan dukungan serta kerjasamanya kepada Seniman Nusantara.

LCLCI 2 dibuka sejak tanggal 10 Juni 2021 dan ditutup pada tanggal 4 Juli 2021. Penayangan malam puncak apresiasi LCLCI 2 akan digelar pada tanggal 15 Agustus 2021 pukul 19.00 WIB di kanal youtube Seniman Nusantara. Pemilihan waktu pembukaan dan penutupan adalah konsistensi LCLCI dalam mengambil momentum kemerdekaan negara Republik Indonsia.

"Kemerdekaan untuk saat ini adalah rasa merdeka yang harus bisa dirasakan secara pribadi bagi seluruh rakyat Indonesia. Bung Karno adalah bapak proklamator kita yang membacakan teks proklamasi bagaimana kita berawal di tahun 1945," tambah Sari Koeswoyo.

(kpl/gtr)