7 Pemakaman Unik dan Sensasional Para Musisi

Rabu, 20 Agustus 2014 12:01  | 

Michael Jackson



Ilustrasi


Kapanlagi.com - Tak hanya semasa hidupnya saja para musisi ini membuat sensasi, bahkan pada pemakamannya pun dibuat fenomenal. Para musisi ini dimakamkan dengan gaya yang sangat unik dan berbeda.

Suasana gloomy atau sunyi tak ditemukan pada pemakaman para pesohor musik ini. Sebuah pemakaman yang berubah menjadi pesta dan penuh suka cita seolah menjadi perpisahan musisi tersebut tengah menuju ke tempat yang lebih abadi.

Seperti apa keunikan upacara pemakaman musisi ini? Simak berikut ini.

(kpl/faj)

1. Michael Jackson

Pemakaman Michael Jackson mengundang kontroversi besar. Sebuah pemakaman unik di mana fans yang ingin melayat dikenai tiket masuk.

Diperkirakan 1,6 juta orang ikut undian untuk memenangkan salah satu dari 17.500 tiket yang disediakan. Bahkan di eBay tiket tersebut dijual sebesar Rp 116 juta.

Untuk acara peringatan ini Polisi Los Angeles menutup jalan di sekitar area selama 90 menit dan menyarankan fans yang tak memiliki tiket untuk tetap tinggal di rumah. Namun upaya itu tak digubris oleh fans yang hadir di acara peringatan.

2. Gwar

Pemakaman Dave Brockie atau Oderus Urungus, vokalis dari Gwar digelar dengan cara yang unik. Mereka memakamkan Dave dengan cara suku Viking.

Teman seband, sahabat serta fans memberikan penghormatan terakhir di danau Hadad di Richmond Virginia. Jasad Dave diapungkan di atas perahu kayu dan kemudian dipanah api hingga terbakar.

Dave ditemukan meninggal di kursi tempatnya bersantai. Menurut penyelidikan polisi, Dave meninggal karena overdosis heroin. Berikut pemakaman Dave yang unik:

3. Tupac Shakur

Rapper kontroversial, Tupac Shakur ternyata tak pernah memiliki upacara pemakaman, Bahkan upacara pemakaman privasi yang direncanakan oleh Ibunya pun dibatalkan oleh pada menit terakhir.

Akhirnya jasad Tupac pun dikremasi atas saran teman-temannya. Namun pesta pemakaman yang seharusnya sakral ini menjadi sebuah kekacauan di mana abus tadi dicampur dengan ganja dan dihisap bareng-bareng oleh kru Tupac, The Outlaws.

Tupac tewas akibat ditembak oleh seseorang dan hingga kini kasusnya tak pernah terselesaikan. Banyak pihak yang sengaja menutup-nutupi. Kini untuk mengenang Tupac ada patung seukurannya yang dipasang di sebuah taman dekat Atlanta.

4. Frank Sinatra

Pemakaman Frank Sinatar menarik 1000 penonton dan 100 fotografer yang berkerumun pada upacara peringatan yang digelar di Beverly Hills. Dalam acara tersebut Frank Jr memberikan pidato yang mengesankan akan sosok Ayahnya.

Teman dan sahabat pun datang memberikan penghormatan terakhir. Uniknya dalam peti mati Frank terdapat botol whiskey, korek api merk Zippo serta 10 uang koin yang kabarnya jaga-jaga apabila Frank ingin menelepon.

5. Jimmy Dean

Legenda musik country, Jimmy Dean membuat surat wasiat untuk instruksi pemakamannya kelak. Dia ingin dimakamkan pada sebuah piano yang ia beli beberapa tahun sebelum kematiannya.

Piano tersebut ia beli seharga Rp 4 juta dan meminta dituliskan  kalimat Here lies one hell of a man. Sebuah pemakaman yang mengesankan

6. Malcom McLaren

Malcolm McLaren bukanlah seorang musisi, namun jasanya dalam genre punk dan pembentukan karakter Sex Pistols sangatlah besar. Bisa dibilang dia adalah perancang busana sekaligus pendiri distro Punk pertama yang turut andil mendandani Sex Pistols.

Bukan upacara pemakaman yang sakral dan khidmat, malah seperti sebuah demonstrasi di jalan. Pemakaman ini dihadiri oleh punkers yang memberikan sambutan terakhir akan sang maestro.

Jasad Malcolm ditarik oleh kereta kuda dan peti matinya ada slogan Too Fast To Live, Too Young To Die. Sementara di bagian belakang iringan ini ada bus berwarna hijau yang memainkan musik kencang dengan tulisan Cash From Chaos.

7. James Brown

Salah satu musisi yang bekerja keras pada industri hiburan. Bahkan dalam kematiannya dia masih bekerja kerasadalam acara peringatannya.

Jasad James Brown diperlihatkan kepada masyarakat tak hanya sehari, namun 3 kali di Apollo Theater Harlem. Di tempat inilah dia mengawali debut profesionalnya pada tahun 1956. Peringatan terakhir dilakukan di kampung halamannya Augusta, Georgia di mana lebih dari 9000 fans hadir.

Acara peringatan itu menjadi sebuah pesta layaknya sebuah konser. Fans yang hadir pun menari mengikuti musik yang ditampilkan oleh band James, Soul General. Acara ini juga dikejutkan dengan datangnya Michael Jackson yang memberikan ciuman ke kening James sambil mengatakan bahwa Dia inspirasi terbesarku.
(kpl/faj)