Demi Fans Filipina, Aruma Ubah 'Cendana' ke Bahasa Tagalog

Kapanlagi.com - Penyanyi muda Aruma kembali mencuri perhatian industri musik Tanah Air. Kali ini, ia menghadirkan gebrakan baru dengan merilis ulang single berjudul Cendana dalam versi bahasa Tagalog. Langkah ini dilakukan untuk menjangkau pendengar internasional, khususnya penggemarnya di Filipina.

Perilisan ini diumumkan di Jakarta sebagai bagian dari strategi Aruma dalam memperluas pasar musiknya. Lagu Cendana sebelumnya telah mendapat respons positif dari pendengar, termasuk dari komunitas penggemar di luar Indonesia yang cukup aktif mengikuti perkembangan kariernya.

Fenomena tersebut mendorong Aruma untuk lebih dekat dengan penggemarnya di Filipina. Interaksi intens di media sosial menjadi salah satu faktor utama yang melatarbelakangi keputusan ini, terutama dengan fanbase Atin yang dikenal loyal.

"Karena teman-teman Atin kerap aktif dan melekat di sosmed aku, jadinya aku dan tim Sony punya ide untuk bikin Cendana versi Tagalog," ujar Aruma.

Aruma Berani Ambil Langkah Baru, Siap Pelajari Akting demi Karya

Advertisement

1. Bangun Ikatan Emosional yang Kuat

Tak hanya sekadar merilis ulang, langkah ini juga menjadi upaya Aruma dalam membangun koneksi emosional yang lebih kuat dengan pendengarnya. Ia ingin menghadirkan karya yang terasa lebih personal bagi penggemar di Filipina.

Keinginan tersebut diwujudkan dengan menghadirkan versi lagu yang lebih dekat secara bahasa. Aruma berharap pendekatan ini dapat membuat pesan dalam lagu Cendana semakin mudah diterima oleh pendengar internasional.

"Biar lebih dekat lagi sama pendengar aku di Filipina, since mereka juga pada suka lagu Cendana," lanjutnya.

Aruma Ungkap Cerita Menyentuh di Balik Versi Indonesia Lagu ‘Mapa’ SB19

2. Proses yang Tak Mudah

Meski terdengar sederhana, proses produksi lagu ini ternyata tidak mudah. Aruma harus menghadapi tantangan dalam memahami serta melafalkan bahasa Tagalog yang memiliki karakteristik berbeda dari bahasa yang biasa ia gunakan.

Ia mengungkapkan bahwa proses tersebut memerlukan eksplorasi mendalam. Mulai dari penyesuaian irama hingga interpretasi makna lagu, semuanya harus dilakukan dengan cermat agar tetap selaras dengan versi aslinya.

"Mungkin saat belajar pronounce Tagalog-nya, dari iramanya, dari bacanya, sampai interpretasiin bahasanya juga dari Indo-Inggris-Tagalog, sampai ada enam opsi," jelasnya.

Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Aruma sebagai salah satu musisi Indonesia yang memiliki potensi besar untuk bersaing di kancah internasional. Dengan pendekatan yang adaptif dan dekat dengan penggemar, Aruma terus membuka peluang baru dalam perjalanan kariernya.

Aruma Bakal Bikin Instrumen Alat Musik sebagai Tugas Akhir Kuliah

    (kpl/pur/ums)

 

Topik Terkait