RISING-STAR

Stuck di Rock, D Bagindas Pilih Pop Melayu

Kamis, 24 Juni 2010 09:40 | 

D Bagindas


Stuck di Rock, D Bagindas Pilih Pop Melayu
D Bagindas Foto: Anto


Kapanlagi.com - Meski pada dasarnya band D Bagindas memiliki genre rock, namun karena merasa stuck, mereka pun banting setir ke aliran pop melayu. Walaupun begitu, mereka ogah dibilang hanya ikut-ikutan selera pasar saja.

"Kami anggap ini tantangan. Jadi bukan hanya untuk merebut pasar saat ini yang masih didominasi oleh genre melayu," kata Tile, gitaris D Bagindas, yang disahuti oleh Dandy yang sama-sama pemetik senar gitarnya, "Di sini kita mendapatkan pengalaman baru. Dari mulai nyari sound yang tepat sampai segala macemnya supaya dapet feel-nya. Ternyata musik melayu yang kami anggap enteng ada titik susahnya juga."

D Bagindas sendiri terbentuk pada 2 Februari 2009 lalu dengan formasi Bian pada vokal, Mike pada keyboard, Tile dan Dandy pada gitar. Sebelumnya mereka memakai nama Violin, namun saat mendengar lagu-lagu mereka, sepertinya nama D Bagindas lebih cocok.

"Setelah kita pikir-pikir, ternyata nama Baginda itu juga punya makna filosofis tersendiri yaitu raja. Maka kami analogikan kalau kami adalah anak-anak raja yang ingin eksis di dunia musik Indonesia," tambah Mike.

Akhirnya D Bagindas pun meluncurkan album perdana mereka dengan judul C.I.N.T.A dengan hits single Apa Yang Terjadi. Pembuatannya memakan waktu cukup singkat, hanya 3 bulan. Namun diakui oleh D Bagindas jika waktu tiga bulan tersebut adalah karena kerja keras mereka.

"Buat kami itu lama karena bisa dibilang kami kerja keras untuk itu. Bangun tidur langsung udah di depan komputer. Dari nyari formula dan materi yang tepat. Dari 36 materi lagu yang kami presentasikan, ada 12 lagu yang dipilih Trinity untuk album pertama ini," kata Dandy saat D Bagindas ditemui di kantor Trinity Optima Production, Jl Hayam Wuruk 58, Jakbar, Selasa (19/01).

Lalu apakah demi album perdana ini akhirnya D Bagindas meninggalkan idealismenya di jagad musik?

"Nggak sih. Secara pribadi kami lebih tertantang. Idealisme kami adalah buat orang banyak karena pada dasarnya kami adalah entertainer juga. Jadi, sebisa mungkin kita menghibur masyarakat dengan sajian yang sesimpel mungkin. Kalau bisa harus bikin masyarakat bernyanyi dan bergoyang," kata Mike.

"Apa salahnya kalau kita ikut membawakan musik melayu? Sah-sah aja kan? Lagian seperti sekarang ini musik Indonesia sudah menjadi tuan rumah di negerinya sendiri. Kalau di kafe-kafe, sebagian besar memutar lagu Indonesia. Makanya, buat kami bukan kemunduran dalam bidang musik yang kita alami, tapi sedikit lebih maju. Tentunya untuk selanjutnya kita harus lebih berkembang," pungkasnya.       (kpl/ato/npy)



Nama
Email
Komentar
Komentar yang tidak sopan akan dihapus.

Komentar Pembaca (11)

  • Ayuni (Senin, 07 Maret 2011 15:55)
    Ka bian ganteng bgt....aq mau kok jd sahabat sejati'y

  • Fauziah (Jumat, 04 Februari 2011 12:11)
    aq suka sekali sama lagu tak seindah malam kemarin karna menyentu ke dalam hati aq kak karna waktu kak bian menyanyikanlagu tak seindah malam kemarin waktu aq sedih banget karna habis diputusin sama cowk aq yg bernama fathur rahman ok!!!!!!!!!!

  • Fredy Saputra (Jumat, 12 November 2010 16:54)
    mantapppppp...........sukses trusssss

  • DUDI (Jumat, 06 Agustus 2010 11:47)
    NIE FOTO GA' PNYA GYA LGI BISA'A NIRU TUH BWAT BIYAN RMBUT D'SAMAIN KYA GA' PNYA MDEL LAIN [norak ] bsa'a niru orang

  • Aries.rinaldi (Senin, 26 Juli 2010 09:58)
    d'bagindas smga sukses s'lalu...............??

  • KIRIM KOMENTAR

D BAGINDAS: RISING-STAR TERKAIT


RISING-STAR LAINNYA




    Fokus Nyanyi
    Seperti yang kita tahu, selama ini Nova Eliza adalah seorang aktris yang bermain dalam beberapa judul film. Namun, belakangan, ibu satu anak ini mulai merambah dunia musik. Lewat single-nya Putus Nyambung, Nova berani bersaing dengan deretan nama penyanyi di belantika musik tanah air. Selanjutnya...
    Fokus Nyanyi
    Nova Eliza
    Nuansa Valentine
    Tanggal 14 Februari memang identik dengan perayaan valentine atau hari kasih sayang. Meski tidak semua orang merayakan, namun di seluruh penjuru dunia biasanya menasbihkan hari tersebut dengan warna pink dan cokelat. Seolah tidak mau kehilangan momen, program Cerita Cinta yang ditayangkan rutin di MNCTV juga mengangkat tema valentine. Berbalut nuansa merah muda, acara yang bedurasi 90 menit itu terasa begitu romantis menyambut hari kasih sayang. Baca selengkapnya....
    Nuansa Valentine
    Cerita Cinta MNCTV

    SNEAK OUT


    Simple Plan

    Simple Plan ternyata tak hanya disukai oleh para ABG saja. Ini membuktikan bahwa tak ada batasan usia dalam sebuah konser rock.

    ON STAGE


    Anti-Flag

    Kami lebih nge-rock daripada Rod Stewart!! teriak Anti-Flag yang konsernya berbarengan dengan musisi gaek tersebut. Pun begitu Anti-Flag mengguncang Senayan.