

"Saya tahu Amerika pasar yang sulit. Tapi saya berharap bisa menembusnya," katanya saat wawancara roundtable bersama KapanLagi.com™, pekan kemarin (Jumat, 4/6), di Hotel Grand Melia. Selama di Jakarta, Hadise dijadwalkan mengisi konser di Hardrock Cafe, Sabtu (5/6), dan MTV Exit pada hari Minggu (6/5).
Hadise hadir membawakan nuansa musik segar yang memadukan antara R&B dan musik daerah Turki. "Walau saya tidak dibesarkan di Turki, namun keragaman budaya Turki dan masyarakatnya yang ramah membuat saya tidak bisa menghilangkan pengaruh Turki dalam karya seni saya," ujarnya.
Sebagai penyanyi, Hadise ingin profesional dengan tidak mencampurkan persoalan pribadi. "Jika Anda tanya tentang masalah pribadi saya, saya akan diam. Tapi jika Anda bertanya tentang apa yang saya lakukan dan karya apa yang saya hasilkan saya akan menjawabnya dengan senang hati," ujar Hadise dengan senyum.
Modal inilah yang digunakan untuk menembus pasar Amerika. Hadise percaya dengan mengandalkan karya kegiatan seninya akan berkembang. "Saya menciptakan lagu memang terpengaruh oleh pengalaman pribadi saya dan teman-teman saya. Tapi bukan berarti pengalaman itu harus diumbar," tegasnya.
Hadise, memulai karir menyanyi sejak usia 17 tahun. Dorongan untuk menyanyi didapatkannya saat berusia 15 tahun. "Ketika itu saya sedang melihat pertunjukan musik dengan Mama. Saya bilang jika saya ingin berkesenian, maka menyanyilah yang harus saya lakukan. Untunglah mama saya mendukung, dan kini akhirnya saya di sini," paparnya. (kpl/gum/boo)