

KapanLagi.com -
Oleh: Binta Nadhila
Industri musik semakin ramai dengan keberadaan girlband dan boyband baru yang selalu bertambah. Salah satu girlband yang sedang aktif muncul di layar kaca adalah Princess. Princess merupakan girlband yang dibentuk oleh Kevin Aprilio yang berada di bawah manajemennya, Aprilio Kingdom. Princess beranggotakan 5 wanita cantik yang memang sudah eksis di dunia entertain, Alika, Elma, Danita, Ana, dan Rachel.
Alika sendiri sebelumnya sudah mengeluarkan album solo, sedangkan Elma, Danita, Ana, dan Rachel aktif di bidang modelling. Walaupun baru terbentuk di bulan September 2011, Princess sudah memiliki banyak penggemar yang dinamakan My Princess. Kali ini tim KapanLagi.comŽ mengadakan meet and greet pertama untuk Princess dan My Princess di sebuah restaurant di kawasan Jakarta Selatan, yaitu Birdcage.
Dihadiri oleh 20 pemenang yang juga merupakan My Princess, Princess minus Alika menyanyikan dua lagu dan bercerita sedikit tentang perjalanan terbentuknya girlband ini. Inilah hasil obrolan tim KapanLagi.comŽ dengan Princess saat dijumpai dalam acara meet and greet with My Princess.

Ana: Aku juga langsung dihubungi oleh Kevin karena memang sudah berteman sejak dulu. Aku langsung mengiyakan karena menurutku ini benar-benar dreams come true! Kevin juga minta tolong aku untuk mencarikan personil untuk girlband ini, jadi aku merekomendasikan Danita, yang merupakan junior aku di salah satu pemilihan model yang pernah aku ikuti dulu.
Danita: Waktu Ana bilang sama aku bahwa temannya Kevin akan telepon aku, aku sama sekali tidak mengira bahwa Kevin yang dimaksud Ana adalah Kevin Vierra. Pertama kali Kevin telepon, aku shock dan sangat tidak percaya kalau Kevin menawarkan aku untuk jadi personil girlband yang akan dia bentuk. Aku instantly say yes, karena menurutku ini kesempatan yang sangat langka.
Danita: Iya, aku sama Alika memang suka sekali Super junior dan SNSD, tapi kami tidak menjadikan girlband dan boyband tersebut sebagai kiblat, karena masing-masing dari kami sudah memiliki gaya sendiri.
Ana: Aku juga masih amaze banget, walaupun udah temenan dari dulu, tapi kesempatan untuk bekerjasama dengan Kevin enggak mungkin bisa didapatkan sama semua orang, terlebih lagi pas dia ngajakin aku gabung di Princess, dia bilang dia cuma akan pilih 5 cewek. Jadi aku sih masih merasa amaze dan merasa kalau ini kayak mimpi buat aku.
Elma: Aku juga happy banget, apalagi karena proses yang dijalani Princess cepat banget, jadi masih enggak percaya kalau sekarang kami sudah benar-benar berkarya bareng.
Rachel: Aku awalnya kurang yakin aku bisa, karena kan harus nyanyi sambil nari, which is itu enggak gampang, tapi akhirnya aku say yes karena aku rasa ini tantangan juga. Terlebih karena aku enggak saling kenal sama personil yang lain, kecuali Elma. Akhirnya kita semua dipertemukan di salah satu mall di Jakarta dan ternyata ada Ana. Nah, Ana ini juga memang teman aku dari dulu karena pernah fashion show bareng.
Danita: Well, karena Papaku memang suka musik dan bisa main beberapa instrumen, akhirnya aku sekarang bisa bermain piano, drum, dan gitar walaupun enggak jago juga sih.
Rachel: Menurutku Kevin pintar menyatukan kita semua yang memang memiliki perbedaan karakter, baik dari looks maupun attitude. Kalau remaja atau anak kecil biasanya suka yang agak babyface kayak Alika atau Danita. Nah, kalau orang dewasa biasanya lebih familiar dengan aku, Elma, atau Ana.
Danita: Kita semua bisa saling mengisi dan toleransi satu sama lain, jadi aku sih enggak mau deh solo karir, enakan kayak sekarang ramai-ramai.
Danita: Mungkin yang paling kurang fleksibel dalam masalah jadwal adalah Alika karena Alika masih kelas 3 SMA.
Ana: Aku sih mau banget main film, siapa sih yang enggak suka kalau dirinya bisa dikenal? Asal jangan film horor aja, soalnya aku sendiri agak penakut.
Elma: Aku juga suka RAN, dan menurutku musik mereka juga masih cocok dengan lagu-lagu kita, tapi pingin banget juga sih kolaborasi sama Afgan.
Rachel: Aku sih suka Rossa. Aku suka banget suaranya dia, walaupun kayaknya suaranya kurang girlband.
Danita: Ada juga band indie The Trees And The Wild, aku juga suka sama mereka.
Rachel: Belum kepikiran sih, dan lagi kalo untuk personil juga keputusannya ada di Kevin. Lagian 5 orang kayaknya masih gampang untuk dihafal. Kalau nambah personil lagi positioningnya pasti harus diubah dan jadinya agak ribet.
Rachel: Untuk pemilihan warna kurang lebih masih setipe sih, dan kita juga pasti janjian untuk warna agar terlihat harmonis.
Elma: Iyalah aku juga senang banget! Dulu kalau nonton tv suka melihat banyak penyanyi-penyanyi yang eksis di tv, sekarang aku juga tampil di tv, somehow kita masih enggak percaya aja. Feels like a dream come true.
Ana: Saat kita bikin kesalahan, Kevin memang akan menegur dengan baik, tapi Kevin juga akan memberikan pujian kalau kita tampil dengan bagus di atas panggung. Jadi kita merasa dihargai juga.
Rachel: Rasanya happy aja saat tahu kalau ada orang-orang yang benar-benar menghargai karya kita dan bahkan hafal semua nama panjang personil Princess.
Danita: Benar-benar enggak nyangka kalau ada yang support kita dengan tulus. Kadang kita merasa penampilan kita jelek, tapi saat kita buka twitter banyak My Princess yang muji-muji penampilan kita. Hal-hal kayak gitu menurutku priceless aja. Pokoknya aku sayang banget sama My Princess.
Meet and Greet KapanLagi Dengan Princess:
![]() | ![]() | ![]() |