

Namun Wali yang diwakili vokalisnya, Faang tidak merasa takut menghadapi hal tersebut. Pasalnya musik yang dimainkan sebenarnya bukan sepenuhnya metal atau melayu total, sehingga tidak perlu khawatir berlebihan.
[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]
"Kita nggak pernah klaim kita melayu, kita adalah pop. Melayu bakal turun tapi kita nggak akan takut. Yang penting kita terus buat karya dan musik untuk masyarakat," ujarnya di kantor Nagaswara, Jakarta Jumat (15/01/2010).
Bahkan sambungnya, Wali tidak hanya memainkan musik seperti kemauan mereka. Tetapi mereka juga siap menampung masukan dari masyarakat.
"Kalau memang mau masyarakat berubah, kita bakal ikutin kemauan mereka. Bahkan banyak ide juga dari Parawali (fans club Wali Band) dari facebook. Nah, itu salah satu bentuk perhatian fans ke Wali dan kita hargai itu," ucapnya lagi.
Lalu bagaimana bila musik melayu benar-benar turun, akankah berpengaruh pada Wali? Ditanya begitu, Faank hanya tersenyum.
"Masalah musik melayu akan turun, rezeki ada yang mengatur. Kita berjalan saja," imbuhnya diangguki personil lain. (kpl/dis/dar)