

"Harus warna merah, sudah menjadi tradisi. Merah itu melambangkan keceriaan, semangat karena merah itu kan api. Aku ingin menjelang tahun baru Cina lebih semangat dan lebih beruntung karena akan banyak yang berubah dari aku di tahun ini. Tunggu saja kejutannya, aku belum bisa memberitahukannya," ujar Tina saat ditemui di Jakarta belum lama ini.
Kepercayaan diri Tina memang sedang tinggi. Bahkan belum lama ini dirinya sempat mendapatkan penghargaan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) untuk kedua kalinya. MURI memberikan gadis 16 tahun sebagai Biduanita Termuda karena memproduksi album Indonesia-Mandarin secara mandiri.
Untuk mempersiapkan album ini hingga bisa dinikmati oleh penggemarnya, Tina menciptakan lagunya sendiri, men-translate ke bahasa Mandarin sendiri, lalu menyanyikannya, memilih wardrobe (busana) hingga make-up sendiri.
"Aku nggak sangka banget bisa menerima MURI kedua kalinya. Semuanya memang aku lakukan sendiri, karena aku ingin yang terbaik," kata bintang LENONG BOCAH ini. (kpl/adt/boo)
Kanda (Kamis, 11 Februari 2010 14:56)