

Seperti dilansir dari Dailymail, pelantun tembang Marry the Night ini mengakui bahwa masa remaja selalu dipenuhi oleh keinginan untuk memiliki tubuh langsing bak balerina. Sayangnya, kenyataan yang ada justru berkebalikan, karena GaGa muda adalah gadis berdarah Italia yang bertubuh bahenol.
Masalah semakin dibuat rumit oleh ayah GaGa yang selalu menyediakan daging di meja makan. GaGa pernah memprotes makanan yang disediakan di rumah, namun ayahnya sama sekali tidak menghiraukan. Karena semua alasan itu, GaGa pun terdorong untuk menjadi bulimia.
"Aku ingin punya tubuh langsing seperti balerina, tapi kenyataannya aku ini adalah gadis kecil Italia bertubuh bahenol yang selalu makan daging tiap malam. Aku sering pulang dan berkata 'Ayah kenapa kau selalu memberiku makan ini? Aku ingin kurus'. Tapi dia cuma bilang 'Makan spaghetti di depanmu'. Ini berat, tapi kau memang perlu bilang ini pada seseorang," ungkap GaGa.

"Hingga kini, berat badan masih menjadi masalah. Setiap video yang kuperani, majalah yang kumodeli, semuanya menipu dan membuatmu merasa harus sempurna. Padahal itu tidak nyata. Aku ingin bilang: Perang diet harus dihentikan. Lupakan saja. Karena pada akhirnya ini akan mempengaruhi dirimu, dan membuatmu sakit," ungkap GaGa. (dym/ris)