

"Kita sih emang ingin banget bisa manggung di banyak tempat, seperti di penjara, menghibur semua orang di sana. Kita cuma pernah tampil sekali di Tangerang tapi suasananya kurang kondusif. KIta jadi tahu bahwa emang di penjara itu ada semacam gank gitu," jelas Bimbim.
Menurut Bimbim, saat itu Slank diberi kesempatan satu minggu untuk mempersiapkan tampil di penjara bahkan termasuk memperbanyak ibadah.
"Kita sih emang konsisten buat menyuarakan kebenaran melalui budaya Slank. Kita tetep konsisten supaya suatu saat nanti bisa mengubah sesuatu di Indonesia. Kita emang udah selesai 2 album, baru tengah tahun nanti full album gitu, mana pake warna pink juga," ungkap Bimbim.
Namun saat disinggung lebih lanjut soal album terbaru Slank, Bimbim enggan menjawabnya dan memilih pergi berlalu. (kpl/gum/aia)