WHAZZ UP!

TERPOPULER

BERITA

Remy Silado: Keroncong Bukan Dari Portugis

Senin, 20 Februari 2012 22:42 | 

Remy Silado


Remy Silado: Keroncong Bukan Dari Portugis
Launching Album Anastasia Astutie Foto: Aditia



Kapanlagi.com - Banyak masyarakat yang tidak mengetahui dari mana asal lagu keroncong. Menurut budayawan Remy Silado musik keroncong adalah asli Indonesia, dan bukan dari Portugis.

"Sejarah keroncong yang benar lahir di Tugu, dan tidak berasal dari Portugis," kata Remy saat ditemui di acara rilis Album ke-2 keroncong rohani bahasa Indonesia dan Jawa, Anastasia Astutie, Hatiku Percaya, Pitados ing Gusti di Jakarta pada Jumat (17/2) malam.

Sebelum sampai di Tugu, Tanjung Priok Jakarta, lanjut Remy, musik keroncong dibawa oleh Merke budak dari Goa. Meski pada mulanya musik keroncong identik dengan Moreska, atau musik bangsa Mor (Bangsa Arab yang beragama Islam). Dan pada mulanya lagi keberadaan keroncong dibuat untuk merukunkan Islam dan Kristen.

"Oleh karena itu di Portugis tidak ada keroncong. Karena keroncong asli ada kentrungnya. Dan karenanya, harmoni musik keroncong itu pada mulanya harmoni musik gereja Protestan," imbuh dia.

Lebih dalam lagi, pengajar filsafat dan budayawan Romo Mudji Sutrisno mengatakan, pada perjalanannya lebih jauh, akhirnya membuat bahasa Jawa menjadi salah satu penjaga setia musik keroncong. "Sebab musik keroncong membawa keteduhan. Dan pola musik keroncong paling dekat dengan rakyat," katanya.

Oleh karena itu, ketika tiga legenda keroncong Anastasia Astutie, Waldjinah dan Mus Mulyadi merilis album keroncong rohani bahasa Indonesia dan Jawa, Anastasia Astutie, Hatiku Percaya, Pitados ing Gusti, pihaknya pun sangat antusias dan menyambut gembira.  (kpl/adt/faj)




Basahkan Jakarta
Hujan yang sempat mengguyur sebagian kota Jakarta pada jumat (17/02) sore, tak menyurutkan langkah para metalhead untuk datang dan berkumpul di sekitar area Parkir Kolam Renang Senayan. Tentunya ratusan metalhead ini bukan mau berenang, melainkan loncat indah dan menyelami lirik dalam musik deathcore yang disuguhkan The Black Dahlia Murder. Selanjutnya...
Basahkan Jakarta
The Black Dahlia Murder
Pengagum Whitney
Untuk mengenang kepergian diva dunia, Whitney Houston, puluhan musisi ternama tanah air turut meramaikan acara A Tribute to Whitney Houston yang berlangsung di Hard Rock Cafe, Plaza EX, Jakarta pusat, pada hari Minggu (19/02) malam. Selanjutnya...
Pengagum Whitney
Tribute Whitney

SNEAK OUT


Afgan Syah Reza

Para fans mengerubuti Afgan saat hadir di acara amal untuk penderita kanker.

ON STAGE


Band metal asal Jerman, Heaven Shall Burn berhasil memerahkan Jakarta.