BERITA

MI2 Kurangi Pembajakan Dengan Menekan Biaya Produksi

Senin, 15 Februari 2010 07:15 | 

Numberone


MI2 Kurangi Pembajakan Dengan Menekan Biaya Produksi
Numberone


Kapanlagi.com - Tindakan pembajakan terhadap musik yang makin makin marak di negeri ini tak bisa dipungkiri selain merugikan banyak pihak, namun juga menghambat kreativitas para pelaku industri ini. Apresiasi terhadap suatu hasil karya seni tak mendapatkan tempat yang sepantasnya.

Pihak produser musik pun, yang diharapkan bisa turut menggenjot pertumbuhan musik Indonesia, menjadi makin 'loyo' dan tak bersemangat untuk makin mengukuhkan musik dalam negeri sebagai tuan rumah di negeri sendiri.

"Kalau saya untuk pembajakan sangat-sangat tidak respek, kalau ditanya dirugikan atau tidak, sangat. Dari beberapa artis kita ternyata bajakannya lebih besar dibanding fisiknya (CD/kaset). Emang terlihat secara lahiriah mungkin ada keuntungannya. Ada orang bilang ini promo gratisan, tapi buat saya itu sangat-sangat tidak mendidik. Karena bagaimana bangsa ini bisa maju tanpa dimulai dari hal-hal sekecil ini, apalagi ini seni yang tidak bisa ditolak ukur dengan angka. Untuk masyarakat Indonesia kalau bisa jangan beli bajakan," tutur Andri D Pratama, Publisher Manager MI2 Music Production kepada KapanLagi.com di Hard Rock Cafe, EX Plaza, Jakarta Pusat, di sela acara peluncuran album perdana Numberone, beberapa waktu lalu.

Untuk solusinya, Andri mengusulkan adanya penekanan biaya dari bentuk fisik kemasan CD maupun kaset album ke bentuk softcase, sehingga harga jual album pun makin terjangkau segala lapisan penikmat musik. Dan untuk para musisi yang berada di bawah naungan label MI2, seberapa banyak sih mereka yang karyanya dibajak?

"Sering karena kita ada tim promo yang memang selalu memantau. Rata-rata setiap orang yang membuka media online pasti mendownload untuk lagunya, bahkan bukan hanya lagu tapi video klipnya dan mereka langsung share di handphone. Contoh kongkritnya aja band Numberone, albumnya belum keluar tapi udah jadi nada dering," paparnya.

Andri sangat berharap bahwa Pemerintah bisa segera turun tangan secara langsung untuk mencari jalan keluar yang lebih ampuh untuk memberantas pembajakan musik tanah air, agar anak bangsa makin percaya diri dalam berkarya. Karena kalau dibiarkan maka kerugian secara materiil maupun nonmateriil akan semakin banyak.

"Kerugian secara materi itu sudah pasti, karena bajakan dengan fisik (CD/kaset) kalau kita cek perbandingannya 80-20, yang legal 20% dan yang ilegal 80%. Ini sudah melebihi separuhnya dan ini sangat fantastis. Secara nonnmateri adalah akhirnya kita tahu karakter bangsa ini memang sangat menyedihkan. Jadi solusinya kita orang yang bekerja di seni maupun di belakang layar harus memberikan karya yang terbaik," pungkasnya.  (kpl/hen/bun)



Nama
Email
Komentar
Komentar yang tidak sopan akan dihapus.

Komentar Pembaca (0)

BERITA LAINNYA




    Fokus Nyanyi
    Seperti yang kita tahu, selama ini Nova Eliza adalah seorang aktris yang bermain dalam beberapa judul film. Namun, belakangan, ibu satu anak ini mulai merambah dunia musik. Lewat single-nya Putus Nyambung, Nova berani bersaing dengan deretan nama penyanyi di belantika musik tanah air. Selanjutnya...
    Fokus Nyanyi
    Nova Eliza
    Nuansa Valentine
    Tanggal 14 Februari memang identik dengan perayaan valentine atau hari kasih sayang. Meski tidak semua orang merayakan, namun di seluruh penjuru dunia biasanya menasbihkan hari tersebut dengan warna pink dan cokelat. Seolah tidak mau kehilangan momen, program Cerita Cinta yang ditayangkan rutin di MNCTV juga mengangkat tema valentine. Berbalut nuansa merah muda, acara yang bedurasi 90 menit itu terasa begitu romantis menyambut hari kasih sayang. Baca selengkapnya....
    Nuansa Valentine
    Cerita Cinta MNCTV

    SNEAK OUT


    Simple Plan

    Simple Plan ternyata tak hanya disukai oleh para ABG saja. Ini membuktikan bahwa tak ada batasan usia dalam sebuah konser rock.

    ON STAGE


    Anti-Flag

    Kami lebih nge-rock daripada Rod Stewart!! teriak Anti-Flag yang konsernya berbarengan dengan musisi gaek tersebut. Pun begitu Anti-Flag mengguncang Senayan.