

"Sebenarnya itu masalah saya sebagai manajemen memang. Kita menganggap kurang teliti. Kita kebawa seniman besar," terang Ira, manajer Lissa, ketika dihubungi KapanLagi.com™ melalui telepon, Jumat (30/07).
[Info untuk Anda: "Semua berita KapanLagi.com bisa dibuka di ponsel. Pastikan layanan GPRS atau 3G Anda sudah aktif, lalu buka mobile internet browser Anda, masukkan alamat: m.kapanlagi.com"]
Ira sendiri mengaku tidak merasa akan ada persaingan antara Lissa dengan Putry Penelope. Pasalnya, keduanya sudah beda rasa.
"Yang saya rasakan tidak bisa menghubungi si Kang Ubay. Kebodohan kita, Ubay yang tidak bisa dihubungi. Bukan mau ngapa-ngapain, dia kan di bawah manajemen saya, lagu kan banyak yang mau beli. Dari Valcon mau beli lagu Rp100 juta," tambahnya.
Meski Lissa sendiri agak kecewa tidak dilibatkan dalam keputusan Charly mengenai Keong Racun, namun Ira mengaku tak ada kekhawatiran lebih lanjut.
"Enggak ada kekhawatiran. Kita justru bangga lagunya membuat tertarik Charly. Lissa aja suka bawain lagu Charly. Kita sama-sama jualan. Kalau masalah Keong Racun kita memang enggak ada masalah. Kita bersaing sehat saja," pungkas Ira. (kpl/adt/npy)