Kapanlagi.com - "Wajah baru, stock lama". Ini mungkin cap cukup pas untuk disandangkan pada tubuh kelompok
Langit Band.
"Kami memang ingin mengolah yang lama dengan kemasan baru," kata gitaris Fry kepada wartawan usai bandnya menggelar konser peluncuran album debut "ANUGERAH CINTA" di Bar & Lounge Hotel K 7 di kawasan Jakarta Kota, Jumat malam.
Menurut Fry , lagu-lagu lama banyak yang bermutu tinggi dan melegenda, sehingga sangat bagus bila bandnya mengambil inspirasi darinya.
"ini juga banyak dilakukan band-band kita kok. Tapi yang jelas tidak menjiplak," katanya.
Menyimak musik dan lagu yang dimainkan Langit Band, dalam konsernya, paling tidak pengunjung dibawa untuk mengenang tembang-tembang lawas era 1970-an dan 1980-an.
"Itu sebenarnya dari lagi Rain and Tears," kata Fry , mengungkapkan inspirasi yang mendasari lagu andalan Ku Masih Ada gubahannya.
Pada lagu andalan lainnya, yakni Pertama Jumpa, pengunjung juga diajak mengenang warna musik supergroup The Police, terutama sekali dari ritme pukulan dram dan kocokan gitar.
Lebih dari itu, Langit Band menunjukkan kemampuannya bermusik secara baik dan bersih.
Menurut vokalis Mandy, bandnya merupakan pertemuan sejumlah pemusik yang sudah cukup lama mencari nafkah sebagai home band kafe.
Awalnya, Mandy, Fry dan kibordis Nicky berada dalam satu band, sebelum kemudian menemukan tiga "soul mate" dari band lain, yakni Alto (dram), Umar (bas) dan Andyka (gitar).
"Kita sudah sering nongkrong dan main bareng, dan akhirnya karena merasa cocok, suka jenis musik yang sama, kita sepakat bikin band baru," kata Mandy.
Setelah tampil beberapa kali di K 7, Mandy, Fry dan kawan-kawan berkenalan jdengan produser Doddy dan Thamrin, yang kemudian menggiring mereka ke dapur rekaman.
"Saat ini dua lagu andalan Langit Band ini sudah masuk chart lagu di beberapa radio, termasuk di jawa, Bali," kata Doddy.
Ia berharap, ke depan Langit Band bisa benar-benar diterima masyarakat luas. (*/erl)