Lagu Religi Enak di Pendengar, Berat di Musisi

Rabu, 25 Juli 2012 22:27  | 

Pasha Ungu



Foto: KapanLagi.comŽ

Kapanlagi.com - Momen ramadan di Indonesia makin terasa dengan diputarnya lagu-lagu religi dari musisi tanah air. Syair dan musik lagu religi memang mendatangkan sensasi beragam bagi para pendengar. Rata-rata mereka menikmatinya. Akan tetapi berbeda lagi ceritanya jika dilihat dari sisi musisi yang membawakannya.

Banyak musisi yang harus mempertimbangankan dengan panjang sebelum akhirnya memutuskan menggarap lagu religi. Pertimbangannya pun beragam, dari pertimbangan dari dalam diri sendiri sampai dari luar (penggemar) mereka. Dari memantapkan hati membuat lirik bernafaskan islami sampai ketakutan ditinggalkan penggemar.

Ada tanggung jawab yang mereka emban dalam merilis sebuah karya religi. Tidak sekedar kepuasan pribadi, namun juga apakah nantinya usaha untuk menyampaikan pesan religius dapat berhasil. Dalam hal ini, respon dari masyarakat jadi yang terutama. Lagu disukai berarti berhasil.
 
Proses itulah yang membuat lagu religi terasa begitu personal dan juga tergarap serius. Meski tak bisa dipungkiri, ada musisi yang sekadar aji mumpung dan memanfaatkan momen Ramadan. Simak beberapa pandangan beberapa musisi berikut mengenai beratnya mencipta sebuah karya bernafaskan islami. (kpl/dka)






Lihat Arsip Musik

- - -