CLOSE

Geoffrey Saba Beri Sentuhan Magis di Jakarta

Geoffrey Saba di Jakarta Foto: Anto

Kapanlagi.com - Dalam rangka memperingati ulang tahun Chopin yang ke-200, pemain piano klasik asal Australia, Geoffrey Saba, kembali menyambangi Indonesia untuk kedua kalinya setelah 20 tahun berlalu.

Pentas yang diselenggarakan di Jaya Suprana School of Performing Arts Jakarta dan disponsori oleh Lembaga Australia-Indonesia ini berlangsung sangat khidmat dan serius. Meski penonton hanya berjumlah puluhan, namun Geoffrey Saba tetap melakukan sentuhan magis di tiap tuts pianonya.

Setelah sambutan yang diberikan oleh Duta Besar Australia untuk Indonesia, pianis yang pernah diganjar medali perunggu di First Arthur Rubinstein International Piano Master Competition pada tahun 1970-an ini pun menyuguhkan sebuah permainan yang sangat luar biasa di setiap sentuhan yang memiliki naluri kuat dalam setiap melodinya.

Karya-karya emas Frederic Chopin seperti Polonaise Fantasy, Three Mazurkas, Sonata in B-Flat Minor, dan The Four Scherzi pun mengalun sangat indah. Tak bisa dipungkiri, Geoffrey Saba memang memiliki kecemerlangan teknis yang sungguh mempesona, yang tentunya menghasilkan kualitas nada yang tidak turun naik layaknya mata uang, namun selalu memiliki kerapatan produktif dalam tiap nadanya.

Prestasi Geoffrey pun membuktikan kalau dia telah sukses menjadi pemain piano profesional dengan gaya individu yang menawan.

Dan setelah Jakarta, Geoffrey yang mengaku selalu jatuh cinta pada Indonesia ini akan melakukan pentas solo Chopin di Surabaya pada tanggal 10 Desember, diikuti dengan memberikan kelas musik untuk siswa musik Jawa Timur dan melakukan sebuah pertunjukan orkestra pamungkas pada 14 Desember dengan Surabaya Symphony.   

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

(kpl/ato/boo)

Rekomendasi

Trending