

"Enggak dipecat kok. Memang sudah tidak ada kata sepakat lagi. Ernest dan teman-teman di Cokelat sudah ngajak Ervin buat ngobrol bareng. Jadi karena tidak ada kesamaan visi dan misi lagi ya dia memilih mundur," ujarnya ketika di hubungi melalui telepon oleh KapanLagi.com.
Ini merupakan tantangan terberat bagi Cokelat. Setelah sepeninggal Kikan yang mengundurkan diri Maret lalu, Ervin tampak kelihatan kurang bersemangat untuk terus bersama bandnya.
"Segala sesuatu harus dilakukan dari hati kan. Kalau emang udah nggak sehati lagi, pasti enggak enak kalau ngejalaninya," pungkas Iwan sembari berjanji akan menjelaskan semuanya di preskon nanti. (kpl/riz/faj)