

"Jadi ceritanya 2 tahun lalu kami ada masalah, temenan tapi ada masalah. Tapi sama stasiun tv kami malah diduetkan dadakan, tapi malah klop. Dari situ kami timbul ide, yuk buat duo aja. Nggak selamanya lawan jadi musuhan terus. Kami dari nggak bermanfaat jadi menghasilkan sesuatu," ujar Khrisna di Pluit Junction, Jakarta Utara, Minggu (24/6/2012).
Nama Dejaka sendiri diambil, karena status mereka yang hingga kini masih belum berumah tangga. "Kami kan masih perjaka," kata Khrisna diiringi tawa lepas.
"Dejaka, kami cari nama yang nggak kebarat-baratan. Kalo duo grup di sini kan kebanyakan kebarat-baratan. Inspirasinya dari Indonesia, budaya Indonesia," sambut Ananta.
Dengan mengusung genre musik dangdut house, mereka tidak takut dengan banyaknya boyband-boyband yang lebih muda. "Kami konsepnya bukan boyband, jadi gak ketakutan. Ada rezekinya sendiri lah," tandas Ananta. (kpl/hen/rea)






