

"Mungkin bisa dibilang saya yang mempelopori musisi pop untuk membuat lagu bertema religi. Karena saat di tahun 1999, saya bikin lagu Kuldesak. Jadi kalau dibilang ikut-ikut ya nggak. Abis itu tahun 2003 lagu Jika Surga Dan Neraka Tidak Ada dan 2004 dengan lagu Satu. Jadi bukan sesuatu yang baru bagi saya ketika membuat lagu religi," tuturnya.
Ditemui di sela syuting video klip Jika Cinta Allah di Gedung Cipta Niaga, Kota, Jakarta Barat, Rabu (28/7) kemarin, Dhani mengaku ingin membuat lagu religius yang memiliki maksud mendalam. Dalam hal ini seperti memberikan informasi religius.
"Mau dibilang dakwah, saya nggak enak karena saya juga bukan pendakwah. Saya juga agak nggak enak kalau lagu saya dibilang lagu dakwah. Jadi ya sebut aja memberikan informasi religius. jika kita mencintai Allah, hidupnya tidak akan ada penderitaan. Seperti dalam tema lagu ini," jelasnya.
Spesial di lagu ini, Dhani yang biasanya membuat lagu dari kutipan kata-kata sufi terkenal, lebih memilih untuk menyadurnya dari kehidupan pribadi. Lagu ini bercerita mengenai pengalaman pencapaiannya merenung dalam kehidupan yang dialaminya sendiri. Ia juga tidak merasakan adanya perbedaan membuat tema lagu religi dengan pop biasa.
"Kalau saya sih sama aja. Saya tidak beri nuansa Islami atau Arab. Musiknya tetep pop-rock. Kata-katanya juga yang populer, bukan yang agamis," pungkasnya. (kpl/ato/boo)