Bimbo Juga Pamerkan Para Saksi Bisu

Senin, 25 Juni 2007 09:20 | 

Bimbo



  • Bimbo Juga Pamerkan Para Saksi Bisu
    Ilustrasi
Kapanlagi.com - Bersamaan dengan pameran tunggal seni lukis karya Sam Bimbo, Bimbo juga memamerkan para saksi bisu perjalanan karir mereka. Puluhan item benda berharga yang menjadi bagian sejarah grup musik asal Bandung ini dipamerkan di lantai III Semar Art Gallery Malang.

Benda-benda bersejarah itu antara lain tiga keping cakram yang terbuat dari emas. Piringan ini merupakan salah satu bukti keberhasilan Bimbo dalam merebut hati penikmat seni musik di tanah air. Cakram emas itu diperolah dari perusahaan rekaman PT Remaco dan PT Irama Tara.

Dari Remaco, Bimbo pernah menerima cakram emas pada tahun 1975, untuk album Balada Pendekar dan 1978, album Latin Beat Bimbo. Cakram emas Irama Tara berlatar penyelenggaraan Angket Musik Indonesia, Siaran ABRI Puspen Hankam 1979/1980 dan keberhasilan Lagu Layar Terkembang.

Benda-benda lain yang ikut dipamerkan adalah 12 koleksi kaset, 23 piringan hitam, tiga foto kenangan dan 15 banner sampul kaset. Ada banner yang mempertontonkan bila Bimbo pernah pula membuat album bernuansa politik. Pada sampul album itu, Sam, Acil, dan Jaka memakai kaos dari tiga Parpol peserta Pemilu. Sayang gitar, baju dan aneka aksesoris lainnya batal dipamerkan.

Untuk mendapatkan kembali benda-benda berharga itu, keluarga Bimbo melakukan perburuan selama tiga bulan ke berbagai daerah. Karena tidak semua benda berharga masih menjadi miliknya. Salah satunya adalah gitar Peng Hok yang hingga kini tidak diketahui rimbanya. ''Gitar itu sudah dikasihkan ke orang. Siapa orangnya, saya sudah lupa euy,'' kata Jaka Bimbo.

Dalam perjalanan karirnya, ada dua gitar yang sangat berharga, Gitar Aria dan Gitar Peng Hok. Gitar Aria yang buatan Jepang itu, kata Jaka dibeli pada tahun 1968 di Kuala Lumpur. Uangnya dari honor menyanyi ketika mengikuti muhibah Kodam Siliwangi ke Malaysia. Gitar Aria ini ikut mengiringi Bimbo ketika rekaman di Polydor Singapura pada tahun 1970. Setahun lalu gitar ini telah kembali ke pangkuan Bimbo.

Gitar Peng Hok diperoleh Bimbo dari Yanti Bersaudara, trio wanita (Yanti, Tina dan Iin) yang masih adik-adik mereka. Gitar itu dipesan dari seorang pembuat gitar di Jalan Kopo Bandung yang bernama Oen Peng Hok. ''Gitar itu sangat berharga karena kami sebelumnya hanya pinjam-pinjam saja. Gitar itu menjadi penyemangat,'' kenang Jaka.

Sesuai jadwal, benda-benda berharga yang mendampingi pameran tunggal Sam Bimbo itu dipamerkan tidak lebih dari 10 hari. (kl/rsd)


Nama
Email
Komentar
Komentar yang tidak sopan akan dihapus.

Komentar Pembaca (0)