

Armada Band ketika di temui di Dahsyat RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (29/7) mengemukakan pendapatnya perihal isu ini.
"Ini sebenarnya bukan konteks gue untuk ngomong, mungkin niatnya bener, tapi mungkin harusnya dijelaskan aja haramnya yang mana biar lebih jelas, tergantung beritanya yang diekspos. Yang gibah dan fitnah, kalau yang itu jelas haram," ujar Rizal vokalis Armada.
Bagi Rizal jika pemberitaan yang berlebihan akan menjadi negatif, seperti gosip-gosip yang tidak benar akan menjadikan fitnah. Rizal juga menambahkan, perbedaan Indonesia dengan luar negeri tentang infotainment yang memberitakan tentang aib seseorang dengan bebas. Sedangkan di Indonesia terpaku dengan hukum yang tidak jelas.
"Gini sebenernya kalo itu ngomongin infotainment di indonesia, masih belum jelas apa negara hukum, negara agama, negara liberal apa negara hutan hehehe. Jadi kalau bilang haram yah nggak tahu juga karena beda dengan di luar negeri, berita tentang aib siapa bebas diberitakan karena mereka negara liberal," pungkas Rizal yang menolak infotainment untuk dihilangkan. (kpl/hen/faj)
Jefrinal (Rabu, 29 September 2010 22:24)
Maeiia (Rabu, 22 September 2010 13:16)