Agnes Monica Jadi Produser Album

Kapanlagi.com - Sukses melempar album NEZ di bulan September 2008 lalu, kini Agnes Monica hadir kembali dengan album teranyarnya, SACREDLY AGNEZIOUS. Berbeda dengan album terdahulu yang hanya berisi dua lagu saja, album terbaru Agnes kali ini hadir dalam dua versi, yakni berisi 10 lagu dan 13 lagu.

"'Sacredly' adalah sakral dan itu lebih otentik, 'Agnezious' kata sifat aku yang sangat aku. Jadi SACREDLY AGNEZIOUS bisa dikatakan 'It's all about me' yang melibatkan aku sendiri. Album yang terbaru ini sebenarnya satu karya aku yang aku tunggu-tunggu rilisnya. Sengaja pada waktu itu ngirit keluarin limited edition dulu yang 2 lagu, baru ini yang sebenarnya. Tapi inipun kita keluarin 2 versi, yang satu hanya 10 track satunya lagi 13 track. Kita sengaja ingin menyajikan packaging yang komplit mulai dari cover albumnya, foto-fotonya dengan konsep yang berbeda dan lagu-lagunya sendiri juga konsep berbeda," ujar Agnes saat ditemui di Studio 4 RCTI, Rabu (1/4).

"Di album ini kita memang benar-benar, kita tidak cuma mengeluarkan album setahun sekali. Buat aku untuk apa ngeluarin album sering tapi hasilnya biasa-biasa saja. Makanya aku lebih bersabar untuk ngeluarin album. Go with the flow," lanjutnya.

Dalam album terbarunya ini Agnes bertindak sebagai produser, karena ia ingin lebih banyak terlibat dalam menentukan segala hal yang ingin ditampilkan dalam album tersebut. Selain itu, gadis yang selalu berpenampilan funky di atas panggung ini ingin menunjukkan kematangan dirinya dalam bermusik. Agnes menjelaskan bahwa banyak musisi kenamaan yang ikut dalam pembuatan albumnya.

"Erwin Gutawa, Pay, Dewiq, Yudis, Sumantri dan lumayan banyak musisi yang terlibat. Tapi aku tuh terkenal penyanyi yang suka menghabiskan shift, kalau masih kurang mixing kita ulang. Untungnya kita didukung penuh oleh label aku, Aquarius, very suported. Karena pada akhirnya toh ke mereka semua juga kan," tandasnya.

Soal anggapan bahwa albumnya ini adalah album idealis, Agnes hanya menginginkan kesempurnaan dalam setiap karyanya. Selain itu, ia ingin agar album terbarunya lebih baik daripada album yang sebelumnya.

"Kalau ngomong ini album idealis, aku salah satu produser harus memikirkan marketnya seperti apa. Tapi tentu saja tidak 'melacurkan' idealisme aku sebagai seorang penyanyi atau musisi, jadi harus balance, apa yang dimauin penggemar. Karena pada akhirnya mereka kan yang mau denger, jadi apa yang mereka mau dan apa yang aku mau kita blend jadi satu," pungkasnya.   (kpl/wwn/bun)

©2003-2013 KapanLagi.com